Legalitas27 Juli 20269 menit baca

Checklist Pendirian PT: Dari Akta Notaris hingga NPWP Badan

Ingin dirikan PT? Simak checklist lengkapnya — 8 langkah dari pemilihan nama hingga NPWP Badan, plus estimasi waktu & biaya. Cocok untuk founder startup.

T

Tim Marketing

Konsultan Legalitas

Checklist Pendirian PT dari Akta hingga NPWP Badan - MAS Consulting

Mendirikan Perseroan Terbatas (PT) di Indonesia kini lebih mudah berkat OSS (Online Single Submission), tapi tetap melibatkan beberapa langkah administratif yang harus dilakukan berurutan. Artikel ini berisi checklist lengkap dari pemilihan nama PT hingga penerbitan NPWP Badan — cocok untuk founder startup yang baru pertama kali mendirikan badan usaha.

Prasyarat: Apa yang Harus Diputuskan Sebelum Mulai

Sebelum ke notaris, pastikan Anda sudah memutuskan hal-hal berikut:

  • Nama PT: minimal 3 kata, tidak boleh sama dengan PT yang sudah ada (cek di sistem AHU Kemenkumham).
  • Modal dasar: minimal Rp 50.000.000 (PT biasa), atau Rp 10.000.000+ untuk PT perseorangan — setoran minimal 25%.
  • Jumlah pendiri: minimal 2 orang untuk PT biasa, 1 orang untuk PT perseorangan.
  • Struktur direksi & komisaris: PT biasa minimal 1 direktur + 1 komisaris.
  • Klasifikasi baku lapangan usaha (KBLI): tentukan sektor usaha, cek di OSS.go.id.
  • Domisili perusahaan: kantor fisik atau virtual office yang legal.

8 Langkah Pendirian PT di Indonesia

Langkah 1: Pengecekan Nama PT di AHU

Notaris akan melakukan permohonan pencadangan nama PT ke sistem AHU Kemenkumham. Biaya biasanya sudah termasuk dalam paket notaris. Nama akan dicadangkan selama 60 hari — harus diikuti dengan akta pendirian dalam periode itu.

Langkah 2: Pembuatan Akta Pendirian di Notaris

Pendiri datang ke notaris dengan:

  • KTP & NPWP semua pendiri, direksi, dan komisaris.
  • Pas foto direksi & komisaris.
  • Surat keterangan domisili tempat tinggal.
  • Bukti setoran modal (jika sudah disetor).

Notaris akan menyusun akta pendirian yang memuat: anggaran dasar, struktur permodalan, susunan direksi-komisaris, dan kewenangan masing-masing. Akta ini ditandatangani oleh semua pendiri.

Langkah 3: Pengesahan dari Kemenkumham

Notaris mengajukan akta pendirian ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk mendapatkan SK Penetapan Perseroan sebagai badan hukum. Proses ini 7-14 hari kerja. Setelah disahkan, PT Anda berstatus badan hukum resmi.

Langkah 4: Pendaftaran di OSS untuk NIB

Setelah SK Kemenkumham terbit, daftar di OSS.go.id untuk mendapatkan:

  • NIB (Nomor Induk Berusaha) — sebagai identitas perusahaan sekaligus angka pengenal impor (API) dan hak akses kepabeanan (jika berdagang).
  • Sertifikat standar atau izin usaha sesuai KBLI yang dipilih (mis. izin perdagangan, izin jasa konstruksi).

Proses NIB: 1-3 hari kerja, gratis (tidak ada biaya resmi).

Langkah 5: Pembuatan NPWP Badan

Setelah NIB terbit, PT otomatis terdaftar di DJP — NIB berfungsi sebagai NPWP Badan sejak 2018 (Per-03/PJ/2018). Tapi, tetap perlu aktivasi:

  • Login ke DJP Online dengan NIB.
  • Lengkapi profil perusahaan (alamat, KPP, contact person).
  • Aktifkan EFIN untuk akses e-Filing dan e-Bupot.

Langkah 6: Pembuatan Rekening Bank atas Nama PT

Setelah NIB & NPWP Badan terbit, buka rekening bank atas nama PT. Dokumen yang diminta bank umumnya:

  • Akta pendirian + SK Kemenkumham (legalisir).
  • NIB.
  • NPWP Badan.
  • SK Direksi (kalau ada perubahan).
  • KTP & NPWP direksi yang menandatangani.
  • Surat keterangan domisili perusahaan.

Langkah 7: Pendaftaran BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan

Wajib dalam 30 hari setelah PT beroperasi dan memiliki karyawan. Daftar di kantor BPJS terdekat atau via portal online. Dokumen: akta, NIB, NPWP Badan, daftar karyawan + keluarga, KTP karyawan.

Langkah 8: Pembuatan Izin Usaha Khusus (jika diperlukan)

Tergantung KBLI, ada sektor yang butuh izin tambahan:

  • Pendidikan: izin dari Kemendikbudristek.
  • Kesehatan: izin dari Kemenkes.
  • Perdagangan ekspor-impor: API-U (umum) atau API-P (produsen).
  • Jasa konstruksi: sertifikat badan usaha (SKU) dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).
  • PMA/PMDN: pendaftaran di BKPM.

Estimasi Waktu & Biaya

LangkahEstimasi WaktuEstimasi Biaya
Pencadangan nama1-3 hariTermasuk paket notaris
Akta pendirian3-7 hariRp 4-10 juta (tergantung kompleksitas)
SK Kemenkumham7-14 hariTermasuk paket notaris
NIB via OSS1-3 hariGratis
NPWP Badan (aktivasi)3-7 hariGratis
Rekening bank PT1-3 hariGratis (setoran awal modal)
BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan1-3 hariGratis (iuran bulanan sesuai upah)
Total3-6 mingguRp 4-15 juta

Tips Tambahan untuk Founder Startup

  1. Pilih notaris yang pengalaman dengan startup — mereka biasanya lebih fleksibel soal struktur & clause akta (vesting, ESOP, dsb.).
  2. Konsultasi pajak sebelum akta ditandatangani — struktur permodalan & klasifikasi KBLI berdampak ke kewajiban pajak.
  3. Simpan semua dokumen asli di tempat aman + scan PDF sebagai backup cloud. Dokumen ini akan dipakai 10+ tahun.
  4. Buat virtual office dengan hati-hati — DJP sering cek fisik kantor. Pastikan provider virtual office-nya kredibel dan punya izin.
  5. Pertimbangkan PT PMDN jika ada rencana terima investasi asing di masa depan — struktur modalnya lebih fleksibel.

Pendirian PT yang benar dari awal = fondasi bisnis yang kuat. Hubungi tim konsultan legalitas MAS Consulting untuk konsultasi gratis.

Tags:#Pendirian PT#Legalitas Perusahaan#Kemenkumham#OSS#NIB#NPWP Badan#Notaris
Bagikan:

Butuh Bantuan dari Konsultan Pajak Profesional?

Tim MAS Consulting siap membantu urusan SPT, laporan keuangan, BPJS, hingga legalitas PT/CV Anda. Konsultasi awal gratis.