Akuntansi3 Agustus 20267 menit baca

SAK ETAP vs PSAK: Standar Akuntansi Mana yang Cocok untuk UMKM Anda?

UMKM punya pilihan: SAK ETAP atau PSAK? Pilih salah satu dengan dampak besar ke laporan keuangan, pelaporan pajak, dan kesiapan audit. Inilah panduannya.

T

Tim Marketing

Konsultan Akuntansi

SAK ETAP vs PSAK untuk UMKM - Konsultan Akuntansi MAS Consulting

Setiap entitas di Indonesia wajib menerapkan standar akuntansi yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Untuk UMKM, ada dua pilihan utama: SAK ETAP (Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik) dan PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan). Pilihan ini bukan sekadar formalitas — punya dampak signifikan ke kompleksitas laporan keuangan, biaya audit, dan kepatuhan pajak.

Apa Itu SAK ETAP?

SAK ETAP adalah standar akuntansi yang dirancang khusus untuk entitas tanpa akuntabilitas publik. Diterbitkan pertama kali 2009, direvisi 2014, dan terbaru disesuaikan dengan IFRS for SMEs. SAK ETAP lebih sederhana dibanding PSAK — pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan yang dibutuhkan jauh lebih sedikit.

Kriteria entitas yang bisa pakai SAK ETAP:

  • Tidak memiliki akuntabilitas publik (tidak terdaftar di bursa efek, tidak diatur OJK).
  • Menerbitkan laporan keuangan untuk pengguna eksternal (mis. bank, kreditor, pemilik).

Apa Itu PSAK?

PSAK adalah standar akuntansi penuh yang menjadi acuan utama. PSAK diadopsi dari IFRS (International Financial Reporting Standards) dan wajib diterapkan oleh:

  • Perusahaan terbuka (Tbk) dan entitas yang ada akuntabilitas publik.
  • Anak perusahaan dari entitas yang ada akuntabilitas publik.
  • Entitas yang secara sukarela memilih PSAK (mis. untuk IPO planning).

Perbandingan Praktis SAK ETAP vs PSAK

AspekSAK ETAPPSAK
Aset tidak berwujudCost model, tidak ada revaluasiPilih cost model atau revaluasi model
Aset tetapCost model, tidak ada revaluasiBisa revaluasi model
Implikasi kasTidak ada arus kas tidak terjadiWajib ada
Komprehensif pendapatanTidak adaWajib (OCI)
Penyajian laba ditahanBoleh disajikan terpisah atau sebagai pos di ekuitasWajib disajikan
Implikasi instrumen keuanganSederhana (cost atau amortised cost)Kompleks (klasifikasi, fair value, hedge accounting)
PengungkapanMinimalSangat detail
Biaya auditLebih rendahLebih tinggi (lebih banyak prosedur)

Kapan UMKM Harus Pakai SAK ETAP?

Pilih SAK ETAP jika:

  • Anda UMKM dengan omzet di bawah Rp 7,5 miliar (pilihan, bisa juga pakai SAK EMKM — lihat bawah).
  • Belum ada rencana IPO dalam 3-5 tahun ke depan.
  • Tidak ada kewajiban kontrak dengan bank/kreditor yang mensyaratkan PSAK.
  • Ingin laporan keuangan yang lebih sederhana dan biaya audit lebih rendah.

Kapan UMKM Harus Pakai PSAK?

Pilih PSAK jika:

  • Sedang dalam proses persiapan IPO atau go-public.
  • Bank/kreditor mensyaratkan laporan keuangan berbasis PSAK.
  • Memiliki struktur grup dengan induk perusahaan Tbk.
  • Operasi melibatkan instrumen keuangan kompleks (derivatif, hedge accounting).

Bagaimana dengan SAK EMKM?

Sejak 2018, IAI menerbitkan SAK EMKM (Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah) yang LEBIH SEDERHANA dari SAK ETAP. SAK EMKM cocok untuk UMKM dengan omzet di bawah Rp 7,5 miliar yang TIDAK punya kewajiban akuntabilitas publik.

Ringkasan pilihan standar akuntansi:

  • SAK EMKM: omzet < Rp 7,5 miliar, super sederhana.
  • SAK ETAP: omzet > Rp 7,5 miliar, tidak ada akuntabilitas publik.
  • PSAK: ada akuntabilitas publik atau secara sukarela memilih.

Dampak ke Pelaporan Pajak

Pilihan standar akuntansi TIDAK mengubah perhitungan PPh — DJP menggunakan aturan UU PPh sendiri (rekonsiliasi fiskal). Tapi, laporan keuangan yang rapi sesuai standar akan memudahkan rekonsiliasi fiskal dan audit. Banyak UMKM yang masih pakai pembukuan manual tanpa standar akuntansi jelas — ini menjadi masalah saat:

  • Mengajukan kredit perbankan (bank minta laporan keuangan 3 tahun terakhir sesuai standar).
  • Pemeriksaan pajak (tidak ada audit trail).
  • Mendapat investor (due diligence memerlukan laporan keuangan yang dapat diandalkan).

Tips Memilih Standar untuk UMKM

  1. Cek omzet tahunan: di bawah Rp 7,5 miliar → SAK EMKM.
  2. Cek syarat bank/kreditor: banyak bank minta SAK ETAP minimum.
  3. Cek rencana jangka panjang: kalau ada rencana IPO < 5 tahun, langsung PSAK.
  4. Konsultasi dengan konsultan akuntansi untuk pilihan terbaik.

Butuh bantuan menyusun laporan keuangan sesuai standar yang tepat? Hubungi tim konsultan akuntansi MAS Consulting untuk konsultasi gratis.

Tags:#Laporan Keuangan#SAK ETAP#PSAK#UMKM#Akuntansi#IAI
Bagikan:

Butuh Bantuan dari Konsultan Pajak Profesional?

Tim MAS Consulting siap membantu urusan SPT, laporan keuangan, BPJS, hingga legalitas PT/CV Anda. Konsultasi awal gratis.